Azim Premji adalah seorang yang sukses menyulap sebuah perusahaan minyak goreng bernama Wipro menjadi konglomerasi perusahaan dengan salah satunya adalah Wipro Technologies yang merupakan ikon kebangkitan industri teknologi informasi di India. Azim Premji adalah orang terkaya ke-21 di dunia versi majalah Forbes.
Azim Premji dan keluarganya yang beragama Islam, termasuk kaum minoritas di India. Ayahnya seorang pengusaha dan pemilik perusahaan Minyak goreng, wafat ketika usahanya itu sedang colaps. Saat itu Azim Premji masih kuliah di Stanford University Inggris dipanggil pulang. Dia harus meninggalkan kuliahnya di bidang IT untuk melanjutkan perusahaan Minyak Goreng peninggalan Ayahnya yang sedang colaps.
Dalam kondisi terdesak, Azim meneruskan usaha warisan ayahnya itu. Dia harus berhadapan dengan para pemegang saham yang meragukan kapabilitasnya karena usianya yang terbilang muda dan buta tentang bisnis minyak goreng. Hal itu tidak membuatnya surut, Azim muda justru bertindak tegas dengan membeli semua saham orang-orang yang meragukannya itu, hal itu juga membuatnya giat mempelajari berbagai hal tentang usahanya. Dia membeli setumpuk buku, dengan tekun Azim melahap buku-buku bisnis dalam setahun. Dia membaca semuanya, terutama pada larut malam dan subuh.
Diawal kepemimpinannya diperusahaan, adalah masa-masa sulit. Azim membangun ulang pondasi perusahaan dengan mendirikan gaya manajemen dan budaya perusahaan yang kuat bagi perjalanan perusahaan selanjutnya. Ia mampu merubah kebiasaan para staff yang memutuskan sesuatu berdasarkan naluri dan tradisi, menjadi lebih terukur dengan pendekatan analisis dan numerik. Azim juga menjadi teladan bagi karyawannya, dia bersedia kerja lembur dan kadang dalam kondisi yang tidak menyenangkan. Azim menerapkan kebijakan yang menentang arus, dia melarang seluruh staffnya untuk terlibat dalam praktek korupsi dan suap. Secara konsisten dia membuktikan dengan memecat staffnya yang terbukti terlibat dalam kegiatan haram itu. Ternyata hal itu membuat perusahaannya menjadi semakin menonjol dan terpercaya. Tak heran, perusahan minyak goreng itu berkembang pesat dan semakin besar.
Setelah sukses dengan bisnis minyak goreng, ia juga berhasil memutar haluan core business usahanya itu menjadi usaha berbasis teknologi informasi (TI), tanpa meninggalkan bisnis minyak goreng yang telah membuatnya sukses . Sebab, dari pengalamannya menimba ilmu di Amerika, Azim menemukan bahwa TI akan menjadi unit usaha yang sangat menguntungkan di masa depan. Azim pun kemudian membangun bisnis Wipro Technologies untuk mewujudkan visi nya itu. Kerjakerasnya itu terlihat hasilnya saat ini, Wipro di tangan Azim menjelma menjadi imperium bisnis di bidang TI yang sangat besar. Wipro Technologies bukan hanya menjadi perusahaan TI terbesar di India, bahkan termasuk salah satu yang terbesar di dunia. Baca entri selengkapnya »

















the comments